Pages

Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 November 2012

Cara Menangani “Consider Replacing Your Battery” Pada Windows 7

Perlu diketahui bahwa notifikasi ini muncul ketika Windows 7 mendeteksi bahwa kapasitas baterai laptop Anda sudah kurang dari 40% kapasitas seharusnya, dan karenanya sudah selayaknya diganti. Namun demikian, sudah banyak laporan dari pengguna Windows 7 di berbagai pelosok dunia yang menyatakan bahwa kadangkala Windows 7 salah dalam mendeteksi kapasitas baterai laptop. Bahkan pernah ada seorang pengguna yang sudah mengganti baterai laptopnya dengan yang baru namun masih tetap mendapatkan notifikasi ini.


Terlepas dari akurat tidaknya Windows 7 dalam mendeteksi kapasitas baterai laptop, rasanya kita sepakat bahwa baterai laptop adalah barang yang mahal. Jadi selama masih bisa digunakan dengan baik (walaupun sudah kurang dari 40% kapasitas ideal), ya tidak perlu diganti. Saya pribadi beranggapan bahwa selama baterai laptop masih bisa bertahan di atas 30 menit maka belum saatnya diganti.
Apabila Anda mengalami masalah “consider replacing your battery” seperti di atas, Anda tidak perlu panik ataupun buru-buru merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli baterai laptop baru. Ada suatu cara sederhana untuk menghilangkan notifikasi yang mengganggu tersebut. Berikut langkah-langkahnya:
  • Charge baterai anda sampai full (99% – 100%), setelah itu matikan laptop Anda. Sampai tahap ini jangan dulu cabut charger-nya.
  • Hidupkan laptop Anda lalu tekan F8 berulang-ulang sampai muncul menu Advanced Boot Options. Pilih Safe Mode.
Pastikan memilih Safe Mode ketika berada di Advanced Boot Options.

Pastikan memilih Safe Mode ketika berada di Advanced Boot Options. Setelah sudah masuk ke dalam Windows Safe Mode, barulah cabut charger baterai laptop Anda.

SaContoh tampilan awal Safe Mode.


 Biarkan saja laptop menyala sampai mati sendiri karena baterainya benar-benar habis. Sangat disarankan untuk tidak mengoperasikan laptop Anda selama proses ini. Biarkan saja sampai laptop mati sendiri. Setelah mati, pasang kembali charger laptop Anda, lalu nyalakan kembali laptop Anda dengan normal. Hasilnya…semua kembali normal!

Notifikasi “consider replacing your battery” dan tanda silang merah di icon baterai tidak muncul lagi. Setelah dikalibrasi, kondisi pun menjadi normal kembali. Teknik di atas pada dasarnya adalah suatu cara untuk mengkalibrasi kapasitas baterai laptop Anda. Dengan menjalankan laptop mulai dari kondisi awal baterai penuh (kapasitas 100%) sampai benar-benar habis (kapasitas 0%), maka Windows 7 jadi “tahu” kapasitas sebenarnya (real capacity) dari baterai laptop, dan secara otomatis men-setting ulang parameter-parameter yang berkaitan dengan baterai laptop tersebut.

Cara ini sudah dicoba ke 2 laptop berbeda, yaitu HP dan Acer, dan terbukti keduanya berhasil dengan sukses. Jadi, Anda sekarang tidak perlu bingung lagi apabila mendapat notifikasi “consider replacing your battery” di laptop Anda. Catatan Berdasarkan penjelasan engineer Windows 7 dalam salah satu rilis resmi di website Microsoft, dijelaskan bahwa sebenarnya notifikasi ini awalnya diniatkan untuk menjadi salah satu fitur andalan di Windows 7 (hal ini tidak ada di Windows XP ataupun Windows Vista), yang tujuannya adalah untuk memberi tahu pengguna bahwa baterai laptopnya sudah aus dan karenanya sudah waktunya diganti. Namun pada kenyataannya, banyak pengguna Windows 7 yang merasa terganggu dengan munculnya notifikasi ini.

Sebagian ada yang memperdebatkan bahwa batas (threshold) 40% dinilai terlalu besar mengingat pada kapasitas 30%-an dari kapasitas ideal pun baterai laptop umumnya masih sanggup bertahan sekitar 1 jam, dan ini dirasa masih cukup memadai bagi pengguna laptop. Selain itu harga baterai laptop yang lumayan mahal membuat banyak pengguna enggan mengganti baterai laptopnya kecuali kalau sudah benar-benar rusak. Namun tak sedikit pula yang menganggap “fitur” ini sebagai bug, mengingat banyaknya kasus dimana Windows 7 terbukti salah dalam mendeteksi kapasitas sebenarnya dari baterai laptop. Saya pribadi termasuk yang menganggap hal ini sebagai bug! Mengapa? Karena ketika laptop HP saya mendapat notifkasi ini saya melakukan pengujian dengan men-charge baterai sampai penuh kemudian masuk ke Windows normal (bukan Safe Mode) lalu memilih option Power Saver dan mendiamkannya. Hasilnya, hanya dalam waktu 48 menit laptop saya sudah mati (baterai habis).

Ketika sudah saya kalibrasi dan notifikasinya sudah hilang, saya lakukan hal yang sama. Saya charge sampai penuh kemudian masuk Windows normal lalu memilih Power Saver dan mendiamkannya. Hasilnya sungguh berbeda! Butuh waktuh 1 jam 24 menit sebelum akhirnya laptop saya mati karena daya di baterai habis.

Jadi ada beda sekitar 40 menit disini, dan menurut saya selisih 40 menit ini sungguh sangat signifikan. Kesimpulannya: Microsoft nampaknya memang masih harus banyak kerja keras untuk memperbaiki bug “consider replacing your battery” ini. Bagi Anda pengguna laptop dengan sistem operasi Windows 7, cepat atau lambat Anda pasti akan mendapatkan notifikasi “consider replacing your battery” disertai dengan munculnya tanda silang merah di ikon baterai yang ada di system tray. Notifikasi yang muncul ketika Windows 7 “menganggap” baterai laptop Anda sudah saatnya diganti.

Consider Replacing Your Battery





sumber
READ MORE - Cara Menangani “Consider Replacing Your Battery” Pada Windows 7

Rabu, 16 Mei 2012

Smadav 9.0 New Entri

Apa kabar gan sekedar info aja SmadAV 9.0 sudah dirilis dengan Penambahan database 860 virus baru, Penyempurnaan metode deteksi heuristik Smadav, dsb.

Bagi Anda pecinta Antivirus Lokal kini saatnya mendownload dan menggunakan SmadAV dengan versi terbarunya yaitu SmadAV Versi 9.0.

Sekalian Udah ane sertain Serial Number untuk menjadikan SmadAV Agan menjadi Pro. Dengan SmadAV Pro PC Agan akan semakin aman dan terlindungi dari gangguan virus-virus nakal.


Screenshot :



READ MORE - Smadav 9.0 New Entri

Rabu, 20 April 2011

Cara Reset Printer Epson T13

Cara Reset Printer Epson T13

Sobat kali ini Saya akan membahas tentang cara reset Printer Epson T13. Karena kemarin ada Sobat Solution yang minta dituliskan bagaimana Cara Reset Printer Epson T13 ini. Ok langsung saja Sobat baca tulisan Saya tentang Cara Reset Printer Epson T13 ini .....


Download E-Booknya disini
Cara Reset Printer Epson T13 :
 
  • Langkah pertama tentunya printer epson T13 harus sudah terinstall drivernya. Untuk Download drivernya di disini
  • Download software resetter Epson T13 dulu. Software bernama Resetter Epson T13, anda dapat download disini
  • Tanggal di komputer tidak perlu dirubah seperti resetter sebelumnya
  • PENTING !!! Matikan Antivirus Sobat, karena Software Resetter T13 ini dideteksi sebagai virus oleh anti virus
  • Jalankan program resetter Epson T13 dengan klik 2x di "AdjProg.exe". 
  • Kemudian Sobat ikuti gambar berikut ini :

 



 
  1. "Check : digunakan untuk cek counter yang maksimal 7800 point, Sobat dapat melihatnya di main pad counter. Kalau lebih atau mendekati 7800 point berarti printer perlu di reset"
  2. "Initialization : digunakan untuk mereset atau mengenolkan kembali counter printer"
  • Setelah selesai matikan printer kemudian nyalakan lagi. Printer akan nyala dengan lampu berwarna hijau penuh. Berarti printer Epson Stylus T13 yang blink tadi sudah siap digunakan kembali.
 Selamat mencoba............

Sumber : http://solution-computer.blogspot.com
READ MORE - Cara Reset Printer Epson T13

Prod. 2017 Template by : Roberth Fabumasse